Senin, 06 Juli 2020

Kepemimpinan dan Kewirausahaan Seorang Mahasiswa Era ini

Materi tentang kepemimpinan dan Kewirausahaan ini saya dapatkan pada saat acara EFTALK LKMM-TD Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat 2020. Pemateri pada saat itu adalah Rektor dari Universitas Lambung Mangkurat sendiri yakni Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc dan juga seorang Konsultan Bisnis yakni M. Wellem Harto, S.Pd., CPC.



Bagaimana seharusnya seorang mahasiswa di zaman sekarang?
Pada masa ini teknologi sudah sangat maju dan jika kita sebagai mahasiswa tidak mau menerimanya dan ikut mempelajarinya maka kita akan sangat tertinggal. Tugas seorang mahasiswa tidak melulu hanya menerima pengajaran dari seorang dosen. Seorang mahasiswa sudah  harus bisa bertindak sendiri dan berfikir kreatif. 

Ada 3 Skill yang harus dimiliki seorang mahasiswa
1. Hard Skill
2. Soft Skill
3. Enterpreanuer Skill

Hard Skill yakni kemampuan mahasiswa yang berkenaan dengan penerimaan pembelajaran inti perkuliahan sesuai dengan jurusannya

Soft Skill yakni kemampuan mahasiswa diluar pembelajaran perkuliahan seperti keaktifan organisasi, cara komunikasi negosiasi dan lain sebagainya yang bisa disebut juga dengan kemampuan kepemimpinan (Leadership). Kenapa seorang mahasiswa harus memiliki skill ini?
Karena saat mahasiswa memiliki skill ini, berarti dia siap untuk terjun langsung ke masyarakat  karena kemampuan seorang pemimpin ini tidak hanya berkenaan tentang mengelola suatu aset, tetapi mereka juga membawa banyak orang atau bisa disebut Human Capital. 
Menjadi pemimpin tidaklah mudah, tetapi buak berarti tidak mungkin. Untuk menjadi pemimpin, seorang mahasiswa harus bisa menata dirinya terlebih dahulu dengan baik, barulah kemudian akan mudah untuk mengatur hal hal lainnya.

Enterpreanuer Skill yakni kemampuan kewirausahaan. Kenapa sekarang kemampuan ini harus ditumbuhkan dalam diri mahasiswa? Karena kemampuan pemerintah untuk menampung tenaga kerja sangat terbatas sehingga walaupun telah menjadi seorang sarjana, ada banyak lulusan yang sulit mencari pekerjaan. Dengan skill kewirausahaan ini, diharapkan mahasiswa bisa berfikir kritis dan mampu membuka lapangan kerja sendiri. 

Seorang Mahasiswa di era ini harus memenuhi 3S yakni
SUKSES KULIAH
SUKSES ORGANISASI
SUKSES BISNIS




Setelah itu, mengenai EFTALK LKMM-TD Fakultas Teknik ULM 2020 sangatlah bermanfaat. walaupun seharusnya kegiatan seminar tatap muka, tetapi karena pandemi harus dilaksanakan online. walaupun begitu, tidak mengurangi semangat pantia yang akhirnya tetap mengadakan acara ini dengan sukses walaupun ada kendala dari beberapa orang seperti jaringan yang tidak stabil sehingga sulit untuk memasuki room yang disediakan. Selebihnya saya sendiri sangat berterimakasih diadakannya acara ini karena menurut saya sangat bermanfaat dan saya dapat mengisi waktu luang saya selama pandemi dengan hal hal yang bermanfaat sehingga menambah pengetahuan saya.

Selasa, 17 Maret 2020

Pendapat saya tentang LKMM


Pendapat saya tentang rangkaian pertama LKMM?

Sebelum masuk kesana, saya ingin sedikit bercerita tentang persiapan untuk LKMM. Dengan diadakannya LKMM ini, saya mendapatkan tantangan baru dalam kehidupan saya. Tantangan yang mayoritas peserta berpendapat melelahkan dan hanya tugas kurang penting yang menambah beban tugas di perkuliahan. OKE, saya setuju dengan pernyataan bahwa tugas ini melelahkan, ya... karena memang mengurangi jam istirahat saya. Memang benar karna LKMM tugas kita menjadi bertambah. Tapi...
Come on... 
Ayolah... kalian bukan murid disekolah lagi. Coba lah ubah mindset kalian. Jauhkan fikiran negatif kalian. Lihatlah sisi positif terlebih dahulu. Cobalah berfikir bahwa dengan adanya tugas LKMM, seperti kalimat diatas bahwasanya ini adalah sebuah tantangan yang baru. Tantangan yang membuat kita dapat upgrade skill manajemen waktu kita. Tantangan yang membuat kita semakin kreatif dalam memecahkan suatu masalah baik itu secara indivdu ataupun kelompok.

Oke, kembali ke topik. Perlu kalian ketahui sebelumnya bahwa rangkaian pertama dari LKMM ini adalah opening dan pemberian materi.  Untuk Opening, acara lancar, tidak ada masalah yang berarti. Terlihat sama saja dengan Opening-Opening acara umum lainnya. Yang perlu saya komentari mungkin acara setelahnya.

Pemberian materi berjalan dengan lancar. Tetapi ada beberapa peserta yang tertidur dn melanggar peraturan seperti memainkan ponsel saat berlangsung acara. Mungkin karena banyaknya peserta sehingga ada beberapa peserta yang tidak terlihat saat melanggar peraturan. Disampng itu, materi yang diberikan sangat baik dan menambah banyak wawasan . Panitia juga sangat cerdas memberikan waktu relaxasi kepada peserta dan membuat peserta merasa tidak terlalu penat.

Disamping itu, mungkin ketertiban peserata saat keluar masuk ruangan yang kurang rapi. Unuk panitia mungkin ada sedikit kesalahan saat menyiapkan konsumsi. Peserta yang alergi mendapat makan belakangan karena mungkin tidak  ada data dan waktu makan tetap sama dengan waktu makan semestinya sehingga peserta makan dengan sangat terburu-buru. Dari hal kecil tersebut dapat terlihat kelemahan panitia yang kurang matang mempersiapkan acara.
Kesimpulannya ...?
Intinya tetep asik lah....

sampai sini dulu ya... nanti kita sambung lagi